Keunggulan utama kami:
1. Cakupan seluruh frekuensi navigasi global
2. Konsistensi fasa yang sangat baik serta kemampuan anti-gangguan yang kuat
3. Antena pengukuran presisi tinggi, memberikan akurasi penentuan posisi pada tingkat sentimeter
4. Stabilitas struktural yang baik, cocok untuk pengukuran di berbagai lingkungan kompleks
5. Produk yang dapat disesuaikan untuk pelanggan kami
Deskripsi Produk
Antena GNSS multi-band RAT-603 adalah antena penentuan posisi presisi tinggi yang dirancang untuk penerimaan andal sinyal GPS L1/L2/L5, BeiDou B1/B2/B3, GLONASS G1/G2/G3, Galileo E1/E5a/E5b/E6, dan L-Band. Arsitektur patch satu lapis dengan empat titik pemberian sinyal (four-point-feed) menghasilkan polarisasi RHCP, cakupan azimuth 360°, gain puncak minimal 5,5 dBi, serta rasio aksial tidak lebih dari 3,0 dB pada arah zenit. Dengan akurasi pusat fasa dalam rentang 2,0 mm, pengulangan pusat fasa dalam rentang 1,0 mm, penguat rendah kebisingan (low-noise amplifier) 40 ± 2 dB, dan angka kebisingan (noise figure) maksimal 2,0 dB, RAT-603 memberikan penerimaan sinyal GNSS yang stabil dan akurat di lingkungan penentuan posisi yang menuntut. Antena ini juga dilengkapi rentang masukan DC lebar 3–16 V, konektor TNC female, radome kokoh berbahan PC+PBT, perlindungan tahan air IP67, serta rentang suhu operasi dari -40°C hingga +85°C.
Antena GNSS presisi tinggi ini sangat cocok untuk penentuan posisi RTK, survei GNSS, pengukuran geodesi, pertanian presisi, mesin otonom, peralatan konstruksi, stasiun darat UAV, navigasi maritim, pelacakan armada, dan sistem transportasi cerdas. Kemampuan multi-konstelasi dan multi-frekuensinya membantu meningkatkan ketersediaan dan akurasi penentuan posisi dalam aplikasi yang memerlukan data lokasi presisi tinggi atau tingkat sentimeter yang andal, sedangkan desain kompak berukuran Ø152 × 67,9 mm, bobot sekitar 290 g, ulir pemasangan standar 5/8-11, serta konstruksi tahan cuaca memudahkan integrasinya ke dalam penerima GNSS profesional di luar ruangan, stasiun referensi, sistem kendali mesin, dan platform penentuan posisi industri lainnya.
| Antena | |
| Arsitektur Patch | Patch berlapis tunggal dengan empat titik pemberian sinyal |
| Pita sinyal GNSS yang didukung | GPS: L1/L2/L5 |
| BDS: B1/B2/B3 | |
| GLONASS: G1/G2/G3 | |
| Galileo: E1/E5a/E5b/E6 | |
| L-Band | |
| Gain Puncak | ≥ 5,5 dBi pada Fc |
| Polarisasi | RHCP |
| Rasio aksial pada arah zenit | ≤ 3,0 dB |
| Cakupan Azimut | 360° |
| Impedansi | 50 Ω |
| Akurasi pusat fasa | ≤ 2,0 mm |
| Pengulangan pusat fasa | ≤ 1,0 mm |
| LNA | |
| Rentang frekuensi | 1164 MHz hingga 1300 MHz |
| 1525 MHz hingga 1621 MHz | |
| Penguatan LNA | 40 ± 2,0 dB (tipe pada 25 °C) |
| Variasi tunda kelompok | ≤ 5 ns |
| Angka Kebisingan | ≤ 2,0 dB pada 25 °C, tipe (dengan pre-filter) |
| Output VSWR | ≤ 1,8:1 tipe; maks. 2,0:1 |
| Tegangan operasi | 3,0 hingga 16 V DC |
| Arus operasi | ≈ 45 mA |
| Mekanis & Lingkungan | |
| Dimensi | ø 152 mm × 67,9 mm |
| Konektor | TNC (betina) |
| Bahan radome | PC + PBT |
| Berat | ≈ 290 g |
| Benang Pemasangan | 5/8"-11 |
| Suhu operasi | -40 °C hingga +85 °C |
| Suhu penyimpanan | -45 °C hingga +85 °C |
| Kelembaban | 95% RH, tanpa kondensasi |
| Peringkat IP | IP67 |